-->

Rahasia dibalik Rasa Lapar



Manusia harus bisa menanamkan berbagai kebaikan dimasa hidupnya, semakin banyak kebaikan yang dilakukan maka semakin banyak pula kenikmatan yang ia dapat baik di kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat. Maka dari itulah kita perlu mengetahui pintu-pintu kebaikan itu karena semakin banyak pintu yang kita tahu, akan membuat kita mudah untuk memasuki dunia kebaikan.
    Dalam sebuah maqolah dikatakan: Segala kebaikan itu terkumpul dalam empat perkara, yaitu mengosongkan perut, diam, menyepi(untuk beribadah) dan bangun malam.
    Mengapa dalam maqolah tersebut, dikatakan bahwa perut adalah salah satu sumber kebaikan dalam melakukan segala hal?. Jawabannya adalah, karena perut itu sendiri adalah salah satu sumber penyakit, yang disebabkan masuknya bermacam-macam jenis makanan kedalamnya. Apalagi pada zaman sekarang beraneka macam makanan yang tersedia mulai dari yang paling murah sampai yang harganya perlu merogoh kocek dalam-dalam, tidak lain makanan itu semua diciptakan untuk memanjakan perut konsumen.
Dengan munculnya bermacam makanan ini semakin membuat nafsu manusia menjadi lebih besar, hususnya untuk memanjakan perutnya. Dan tidak menutup kemungkinan jenis penyakitpun akan semakin bertambah, bahkan mewabah dari desa-kedesa kota-kekota. Kenyataanya memang begitu bukan? mulai dari kanker otak sampai kanker rahim, mulai gagal ginjal sampai stroke, mulai dari asam urat sampai  diabetes, bahkan sampai menimbulkan penyakit aneh seperti flu burung. Repotnya lagi penyakit yang lama belum ketemu obatnya, sudah timbul lagi penyakit yang baru. Lagi-lagi gara-gara terlalu mamanjakan perut.
    Oleh karena itu begitu bijaknya jika kita bisa mengendalikan rasa lapar atau nafsu kita untuk memanjakan si perut, Dan salah satu cara yang paling ampuh untuk itu adalah dengan berpuasa. Benar atau tidak tapi dengan ini mungkin kita bisa membenarkannya. Disamping meminimalisir terjadinya penyakit, seorang hamba yang berpuasa akan termasuk golongan orang-orang yang dicintai oleh allah, dan sebaliknya orang yang banyak makan banyak minum dan tidur akan dibenci oleh allah SWT, Sebagaimna dawuhnya rosulullah SAW:
“ Orang yang lebih mulia diantara kalian disisi allah adalah mereka yang paling sering lapar dan banyak tafakkurnya(berfikir), sedangkan orang yang paling hina disisi allah adalah mereka yang banyak makan minum dan tidur”
Ada apa dibalik perutmu yang lapar
Taukah kalian bahwa dalam rasa lapar dan haus sebenarnya terdapat rahasia dan keutamaan yang luar biasa.
    Pertama, akan membeningkan hati dan menajamkan mata hati. Orang yang perutnya lapar, hatinya akan menjadi bening, pikirannya akan berjalan dan otaknya menjadi cerdas, tapi sebaliknya orang yang kekenyangan(terlalu sering memanjkan perut) hatinya akan di penuhi kotoran-kotoran yang mempengaruhinya untuk menuruti hawa nafsu, sehingga membuat otaknya sulit untuk berfikir. Bahkan yang ada dalam fikirannya hanyalah bagaimana cara untuk melampiaskan nafsu tersebut  sehingga membuat mata hatinya menjadi tumpul.
    Kedua, dari sekian rahasia dibalik rasa lapar adalah membuat hati menjadi lembut, sehingga dengan hati yang halus seseorang akan mudah dalam beribadah kepada allah dengan hati yang khusyu serta memudahkan dirinya untuk selalu ingat akan kekuasaan allah, baik ia dalam keadaan susah maupun senang.
    Ketiga, akan melemahkan hawa nafsu dan menghilangkan kedurhakaan. Nafsu akan semakin lemah jika di terpa dengan rasa lapar, sehingga dengan cara ini akan membantu kita untuk menjauhi kemaksiatan.
    Keempat, rasa lapar adalah salah satu ujian dari allah pada hambanya, diantara tujuan allah menguji hambanya adalah untuk mengukur seberapa sabar seorang hamba tersebut dalam menghadapi ujian darinya, karena allah telah menjanjikan pada orang-orang yang  sabar untuk dipermudahkan jalannya menuju syurga.
    Kelima, menjadikan ibadah menjadi enteng atau ringan. Karena dalam keadaan lapar kita akan mudah bangun malam, sholatnya tambah rajin dan tidak mudah tidur sehingga memperbanyak waktu kita untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat hususnya untuk beribadah kepada allah SWT. Beda halnya dengan orang yang perutnya dalam keadaan kenyang, secara tidak langsung pasti dalam keadaanya yang demikian akan membuatnya lebih nyaman untuk tidur, sehingga malas untuk bangun malam, dan melaksanakan ibadah lainnya.
    Keenam, orang yang bisa menahan lapar berarti kebutuhannya sedikit, lain halnya dengan orang yang suka makan, maka biaya hidup mereka akan lebih banyak.  Apalagi yang sering kita temukan saat ini, banyak orang yang mencari makan tidak hanya sekedar untuk mengganjal perut saja, tapi mereka rela mengeluarkan uang beratus-ratus ribu, bahkan berjuta-juta hanya untuk makan, karena mereka lebih mengedepankan gengsi. Ya, begitulah manusia, di beri kenikmatan sedikit saja oleh allah bukannya disyukuri, malah dubuat untuk menyombongkan dirinya. Jadi seperti itulah, orang yang lapar akan lebih hemat daripada orang yang berfoya-foya dengan perutnya.

    Oleh karena itu, dalam sebuah hadist diakatan bahwa rosulullah SAW bersabda:
“sesungguhnya syetan mengalir pada tubuh manusia melalui aliran darah, maka persempitlah aliran tersebut dengan memperbanyak lapar dan haus”
Mungkin hal ini tidak pernah kita sadari, tapi percaya atau tidak itu tergantung dari kita sendiri yang membuktikannya, bahwa betapa pentingnya menjaga perut  untuk tidak kekenyangan agar membuat kita lebih nyaman dalam menjalankan ibadah kepada allah SWT. Karena ketika perut kita lapar akan membuat kita lebih mudah melakukan kebaikan.

0 Response to "Rahasia dibalik Rasa Lapar"

Post a Comment

Iklan Bawah Artikel